Langsung ke konten utama

Kalahkan Vietnam 2-0,Indonesia siap hadapi Malaysia di final

Kalahkan Vietnam 2-0,Indonesia siap hadapi Malaysia di final-Pertandingan Indonesia vs Vietnam  berjalan dengan tempo cepat dan keras sejak detik pertama. Peluang emas  pertama didapat Indonesia melalui Patrich Wanggai pada menit ke-17, striker Persidafon Dafonsoro tersebut berada dalam posisi tanpa pengawal setelah menerima umpan dari Oktovianus Maniani,hmmm…ternyata Wanggai tidak mampu mengontrol bola sehingga lepas dari penguasaan kaki nya.

Satu menit kemudian, Okto  berada di posisi bebas menerima umpan dari Hasyim Kipuw, namun sayang seranganya masih dapat di patahkan oleh Tran Buu Ngoc. Tidak berapa lama kemudian, kiper Vietnam tersebut melakukan penyelamatan gemilang dalam mengantisipasi tembakan bebas Egi Melgiansyah.

 Tran Buu Ngoc kembali memsmerksn kualitasnya, di menit ke-24 dalam waktu satu menit dia berhasil mematahkan dua peluang emas yang didapat Indonesia. Peluang pertama melalui tendangan penjuru Okto yang melesat langsung ke gawang. Kemudian Tran B.N menepis tendangan Tibo dari dalam kotak penalti beberapa detik setelah itu.

 Vietnam menemukan peluang emas pertama mereka  di menit ke-37 setelah memanfaatkan kesalahan Titus Bonai yang terlalu berlama-lama menggiring bola, beruntung Kurnia Meiga mampu mengantisipasi tendangan mendatar yang di lesatkan pemain Vietnam di kotak penalti.

Di sisa waktu babak pertama, kedua tim terus menampilkan permainan cepat namun tidak ada gol tercipta sehingga kedudukan 0-0 tetap bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Indonesia kembali langsung tampil ovensiv, baru beberapa menit berjalan Titus Bonai berhasil memanfaatkan kesalahan bek Vietnam dan striker Persipura Jayapura itu berhasil membawa bola hingga berhadapan dengan Tran Buu Ngoc, sayang serangan Tibo masih melenceng dari sasaran.

Viernam membalas melalui peluang yang mereka dapat pada amenit ke-56, namun Kurnia Meiga kembali masih dapat mengatasi tendangan yang tembakan oleh pemain-pemain Vietnam.

Usaha Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-60, gol yang mengubah kedudukan menjadi 1-0 tersebut dicetak oleh top skor Indonesia, Patrich Wanggai, melalui tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Vietnam.

Tertinggal satu gol bikin Vietnam mulai bermain menyerang, beberapa kali pemain-pemain Vietnam melakukan tendangan jarak jauh tetapi tidak ada yang mampu mendekati gawang Indonesia.

Pada menit ke-78 Indonesia hampir menambah koleksi gol nya melalui tembakan keras Egi di kotak penalti, namun kembali kiper Vietnam dengan sigap mampu menepis bola ke luar lapangan.

Pada menit ke-89 Indonesia akhirnya mampu menambah gol nya menjadi 2-0. Gol kedua tersebut dicetak oleh Titus Bonai melalui tendanganya yang berbelok arah karena mengenai bek Vietnam. Kedudukan 2-0 akhirnya bertahan hingga pertandingan berakhir Kalahkan Vietnam 2-0,Indonesia siap hadapi Malaysia di final, SEA Games 2011.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Download Video Porno Anak SD Paling Laris

Video Porno Anak SD Paling Laris-Tepat jika anda menginginkan download video porno anak SD alias di bawah umur di sini,pasalnya, pornografi sudah melanda anak-anak. Sebuah video porno amatir menggemparkan warga Meksiko sebagai buktinya. Karena video tersebut dibuat oleh bocah yang baru saja menginjak kelas 6 SD!.

Vidio Porno Anak SD Paling Laris itu direkam melalui ponsel dapat di download di bawah ini

Foto Proses Pembuatan Film Porno Terlengkap

Foto Proses Pembuatan Film Porno Terlengkap Disini niat blogsnewsunik  cuma mau share.Tak terbesit sedikitpun niat ngajakin sobat2 sekalian untuk buat buat film porno atau donlot film beginian yang jelas cuma mau berbagi informasi Proses Pembuatan Film Porno aja.Jika ternyata di sini sobat menemukan misalnya 

ada gambar yang terlalu vulgar mohon kami

Tempat Download Film Porno Indonesia Gratis Terbesar

Tempat Download Film Porno Indonesia Gratis Terbesar-Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang Bonyamin mengaku pihaknya kesulitan mencegah semakin tingginya angka peredaran video porno di kalangan para siswa. "Era informasi dan tekhnologi seperti ini, video porno sulit dibendung, termasuk yang diakses para siswa," kata Bonyamin di Semarang, Rabu (8/6).

Pendapat Bonyamin ini menanggapi semakin banyaknya peredaran video porno anak sekolah